29 06 2020 penguasa kehidupan(6) Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau bertepuk tangan dan mengentakkan kakimu ke tanah, dan bergembira dalam hatimu atas kecelakaan tanah Israel, (7) oleh sebab itu, sungguh, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan engkau dan menyerahkan engkau menjadi jarahan bagi suku-suku bangsa dan melenyapkan engkau dari tengah bangsa-bangsa dan membinasakan engkau dari negeri-negeri; Aku akan memusnahkan engkau. Dengan demikian engkau akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

Yehezkiel 25:6-7

Tuhan adalah penguasa hidup kita. Biasanya, kita hidup tanpa berpikir siapa pemilik kehidupan yang sebenarnya. Tetapi di akhir kehidupan, kita tahu bahwa Tuhanlah yang mengambil napas kita. 

Yehezkiel 25-32 adalah pesan penghakiman Allah atas Bangsa Israel. Bangsa Israel adalah Bangsa yang tidak melayani Tuhan. Mereka masing-masing memiliki dewa mereka sendiri. Namun, Tuhanlah yang menentukan nasib mereka, bukan dewa yang mereka layani. 

Ketika hari penghakiman mereka tiba, bangsa Israel akan mengakui bahwa Tuhan yang ada di sepanjang sejarah manusia adalah Tuhan dan penguasa yang sejati adalah Tuhan. Amon, Moab, Seir, dan Filistin adalah bangsa asing yang selalu mengganggu orang Israel. Bahkan ketika masa Raja Daud, dimana Israel menjadi bangsa yang terkuat, mereka mengganggu dan merepotkan Yehuda. Tuhan sudah menetapkan rancangan bagi mereka di Hari Penghakiman. Semua hal di dunia berada dalam pemerintahan Allah, dan Allah juga memiliki kuasa untuk menghancurkannya. Jadi mereka harus hidup di pembuangan musuh, semuanya ada di tangan Tuhan.  Orang bijak mengandalkan Tuhan. Shalom

Renungan harian ini diterjemahkan dari Renungan Harian oleh Elder Jung Duk Woo, Yoido Full Gospel Church. Diterjemahkan dengan ijin